Kamis, 15 Agustus 2013

Allah Yang Menjamin Rezeki Kita, Hikmah Dari Cerita Nabi Sulaiman

Kisah Nabi Sulaiman memohon ijin untuk memberi makan Makhluq yang ada di dunia barang sehari saja.semoga bisa kita ambil hikmahnya.Pada suatu ketika, Nabi Sulaiman menyampaikan sebuah munajat kepada Allah Azza wa Jalla. Sebagai Nabi yang telah diberi keleluasaan untuk menguasai bangsa jin, hewan dan angin, serta dianugerahi harta kekayaan yang berlimpah, telah membuat Nabi Sulaiman merasa bahwa ia sanggup memberi makanan kepada setiap makhluk yang menjadi penduduk di kerajaannya.

Oleh karena itu, ia bermunajat kepada Allah agar diberi izin untuk memberi makan pada setiap makhluk yang ada di kerajaannya selama satu tahun penuh.Allah Taala kemudian menjawab munajat Nabi Sulaiman tersebut dengan berfirman: "Engkau sekali-kali tak akan dapat melakukan haJ itu." Akan tetapi Nabi Sulaiman tetap bersikeras. Ia memohon kepada Allah agar diberi izin untuk membagikan makanan kepada seluruh makhluk hanya dalam tempo sehari saja. Maka Allah mengizinkan kepada Nabi Sulaiman melakukan hal itu untuk membuktikan kekuasaan-Nya.

Nabi Sulaiman segera melaksanakan hajatnya itu. Ia memerintahkan kepada anak buahnya agar membuat hidangan makanan yang jumlahnya memenuhi sebuah lapangan yang sangat besar. Saking besarnya lapangan itu, sampai-sampai dituturkan dalam riwayat tersebut, bahwa panjang hidangan makanan itu mencapai perjalanan satu bulan. Demikian pula halnya dengan jumlah ukuran lebarnya.Setelah mempersiapkan hidangan yang sangat banyak itu, Nabi Sulaiman memerintahkan kepada semua makhluk untuk mengelilingi hidangan itu, agar tidak menjadi rusak.

Usai Nabi Sulaiman menyiapkan segala sesuatunya, Allah berfirman kepadanya: "Makhluk manakah yang akan engkau suruh mulai menyantap makanan itu terlebih dahulu?"
Nabi Sulaiman menjawab: "Aku mohon agar Engkau menghadapkan penduduk darat dan sekaligus penduduk laut agar menyantap hidangan ini terlebih dahulu." Namun Allah tak segera menuruti apa yang dikatakan oleh Nabi Sulaiman tersebut. Allah hanya mendatangkan seekor ikan yang besar saja dari sekian banyak ikan yang hidup di laut.Ikan besar itu pun diletakkan Allah di hadapan hidangan yang telah disajikan oleh Nabi Sulaiman. Selanjutnya, ikan itu mengangkat kepalanya dan berbicara kepada Nabi Sulaiman."Hai Sulaiman., 

Sesungguhnya Allah telah menjadikan rezekiku berada di tanganmu hari ini," ujar ikan itu."Ambillah makanan itu hingga engkau merasa kenyang," kata Nabi Sulaiman. Ikan itu pun segera melahap hidangan yang telah disiapkan oleh Nabi Sulaiman. Hanya dalam hitungan detik, seluruh hidangan itu habis dilahap oleh sang ikan. Setelah hidangan habis, ikan itu berkata:"Hai Sulaiman, sesungguhnya aku belum merasa kenyang, meski telah menyantap seluruh hidangan yang engkau sajikan."Melihat kejadian itu, Nabi Sulaiman menjadi tersadar, bahwa sesungguhnya hanya Allah sajalah yang dapat memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya hingga mereka merasa kenyang.
Sedangkan Nabi Sulaiman yang sudah menyiapkan makanan begitu banyak dan dengan susah payah, pada akhirnya toh tak dapat membuat satu ekor ikan pun merasakan kenyang.Apalagi jika ia menyuguhkan makanan kepada seluruh makhluk yang ada di muka bumi ini. 

Tentunya, ia pun akan merasa sangat lelah dan tak mampu. Bahkan, untuk makanan seekor ikan saja, sang ikan tetap belum merasa kenyang dalam satu kali makan.Apalagi jika ia harus menyiapkan makanan untuk satu hari bagi ikan itu dan seluruh makhluk yang ada di bumi. Maka, sudah barang tentu, tak ada daya dan kekuatan pada seorang makhluk pun untuk dapat memberi rezeki kepada makhluk lainnya.
Hanya Allah Zat Yang Maha Memberi rezeki sajalah yang mampu melakukannya dengan sangat sempurna.Nabi Sulaiman pun akhirnya jatuh tersungkur dan bersujud di hadapan Allah. Ia menyadari betul di mana letak kelemahan- nya sebagai makhluk, yang notabene tak akan dapat melakukan sesuatu pun kecuali atas kehendak dan rahmat Allah. Dalam sujudnya itu, Nabi Sulaiman berkata: "Mahasuci Allah, Zat yang telah menanggung rezeki bagi seluruh makhluk yang diberi rezeki, tanpa Dia merasakannya sama sekali."Disadur dari buku Mutiara Hikmah, Kisah Para Kekasih Allah, karya Ummi Alhan Ramadhan Mazayasyah, Penerbit Darul Hikmah

Rabu, 24 Juli 2013

Metafora, Apakah UMMAT ISLAM MENGHADAP KA'BAH UNTUK MENYEMBAH ALLAH?

Apakah UMMAT ISLAM MENGHADAP KA'BAH UNTUK MENYEMBAH ALLAH?"

Percakapan Si A dengan seorang ustadz..

Si A : mengapa orang Islam menyembah kotak hitam?

Ustadz : Salah itu . Umat Islam tidak menyembah kotak hitam, tapi menyembah Allah.

Si A : bukankah orang Islam sembahyang menghadap Ka'bah, satu kotak yang berwarna hitam? Apakah Allah itu ada di dalam Ka'bah?Belum sempat sang ustadz menjawab, terdengar handphone nya si A berbunyi. Si A menjawab panggilan teleponnya, sementara sang ustadz dengan sabar menanti. Setelah si A selesai menjawab panggilan di handphone nya, dia memandang sang ustadz. Sang ustadz tersenyum.

Si A : mengapa tersenyum? Apa jawaban dari pertanyaan saya tadi Ustadz?



Ustadz : hmm..perlukah saya menjawab pertanyaanmu?

Si A : ah, pasti kau tidak bisa menjawab bukan? [tertawa]

Ustadz : bukan itu maksud saya. Tapi saya mencoba menggunakan teori yang kau gunakan untuk membuat pertanyaan yang kau ajukan padaku. Saya melihat kau kurang menyadarinya..

Si A : mengapa kau bicara begitu?

Ustadz : tadi saya lihat kau bicara sendiri, ketawa dan tersenyum sendiri. Dan kau mencium HP itu sambil bicara "I love You"...

Si A : saya tidak bicara sendiri. Saya bicara dengan istri saya. Dia yang telfon saya tadi.Ustadz : mana istrimu? Saya tak melihatnya..

Si A : istri saya di Padang. Dia telfon saya, saya jawab menggunakan telfon. Apa masalahnya? [nada marah]

Ustadz : boleh saya lihat HP kamu?

Si A mengulurkan HPnya kepada sang ustadz. Sang ustadz menerimanya, lalu membolak-balikan HP itu, menggoncang-goncangnya, mengetuk-ngetukHP tersebut ke meja. Lantas sang ustadz menghempaskannya sekuat tenaga ke lantai.. PRAKKK..PECAH..Muka si A merah menahan marah. Sementara sang ustadz menatapnya sambil tersenyum..

Ustadz : mana istrimu? Saya lihat dia tidak ada disini. Saya pecahkan HP ini pun istrimu tetap tak terlihat di dalamnya?

Si A : mengapa kau bodoh sekali? Teknologi sudah maju. Kita bisa berbicara jarak jauh menggunakan telfon. Apa kau tak bisa menggunakan otakmu? [Luar biasa marahnya ]

Ustadz : Alhamdulillah [senyum]. Begitu juga halnya dengan Allah SWT. Umat Islam shalat menghadap Ka'bah bukan berarti umat Islam menyembah Ka'bah. Tetapi umat Islam shalat atas arahan Allah. Allah mengarahkan umat Islam untuk shalat menghadap Ka'bah juga bukan berarti Allah ada di dalam Ka'bah.Begitu juga dengan dirimu dan istrimu. Istrimu menelfon menggunakan HP, ini bukan berarti istrimu ada di dalam HP. Tetapi ketentuan telekomunikasi menetapkan peraturan, kalau ingin bicara lewat telfon harus tekan nomor yang tepat, barulah akan tersambung dan kau bisa berbicara melalu HP meski istrimu tak ada di dalamnya.

Si A : [melongo]

Selasa, 16 Juli 2013

Pesan Mulia Dari Saydina Ali Bin Abi Thalib

1.* Janganlah engkau tergesa-gesa mencela seseorang karena dosanya. Sebab barangkali dosanya telah diampuni. Dan janganlah engkau merasa aman akan dirimu karena suatu dosa kecil. Sebab, barangkali engkau akan diazab karena dosa kecilmu itu.
2.* Jauhilah olehmu posisi mengemukakan alasan. Sebab, ada kalanya alasan justru menetapkan kesalahan terhadap orang yang berdalih itu, meskipun dia bersih dari dosa itu.
3.* Barangsiapa yang telah kehilangan keutamaan kejujuran dalam pembicaraannya, maka dia telah kehilangan akhlaknya yang termulia.

4.* Buruk sangka melayukan hati, mencurigai orang yang terpercaya, menjadikan asing kawan yang ramah, dan merusak kecintaan saudara.

5.* Janganlah engkau merasa senang dengan banyaknya teman, selama mereka bukan orang yang baik-baik. Sebab, kedudukan teman seperti api, sedikitnya adalah kenikmatan, sedangkan banyaknya adalah kebinasaan.
6.* Sebaik-baik teman, jika engkau tidak membutuhkannya, dia akan bertambah dalam kecintaannya kepadamu, dan jika engkau membutuhkannya, dia tidak akan berkurang sedikitpun kecintaannya kepadamu.
7.* Ada kalanya perang terjadi karena satu kalimat, dan ada kalanya pula cinta tertanam karena pandangan sekilas.
8.* Perbuatan buruk yang menjadikanmu bersedih karenanya lebih baik di sisi Allah dari pada perbutan baik yang membuatmu bangga Siapa yang memandang dirinya buruk maka dia adalah orang yang baik. Dan siapa yang memandang dirinya baik, dia adalah orang yang buruk.
Ringkasan dari :
1. “Tanyalah Aku Sebelum Kau Kehilangan Aku: Kata-Kata Mutiara ‘Ali bin Abi Thalib” . -
2. Nahjul balaghah, min kalaami sayyidina ‘ali kw

Minggu, 07 Juli 2013

Orang Islam Sebaiknya Jangan Menyingkat Assallamu'allaikum

Menjawab salam sesama muslim dalam adab islam hukumnya adalah wajib, selain itu karena penduduk indonesia yang mayoritas adalah negara islam maka sering dijumpai berbagai pernyataan salam baik secara langsung ataupun melalui media elektronik, entah apa maksudnya semakn lama salam yang original dari agama islam serin dirubah-rubah, padahal salam itu sendiri artinya sangat baik,
sebentar lagi kita akan bahas mengapa Anda tidak boleh sembarangan menyingkat salam.



sekali lagi, "ASSALAMU'ALAIKUM" JANGAN DISINGKAT LAGI!!
INILAH ARTINYA KALAU DISINGKAT

1. As = orang bodoh ; keledai
2. Ass = pantat
3. Askum = celakalah kamu
4. Assamu = racun

5. Samlekum = matilah kamu
6. Salom/syalom= dari bhs Ibrani untuk sesama kristen dan ada 263 kata di dalam kitab perjanjian lama dan perjanjian baru.
7. Mikum = dari bahasa Ibrani Mari Bercinta.


Yuk kita lihat isi surat Nabi Sulaiman dalam Al-Quran :
"Innahu min Sulaimana wa innahu Bismillahirohmaanir rohiim 'ala ta'lu 'alayya wa'tunil muslimina tho'inalloha robbal 'aalamiin."
Salam pendek, salam sedang dan salam panjang telah dicontohkan oleh Nabi dan tidak merubah makna aslinya :
1. Salam pendek : "Assalamualaikum". dengan 10 kebaikan.
2. Salam sedang : "Assalamualaikum warohmatulloh". dengan 20 kebaikan.
3. Salam panjang : "Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh". dengan kebaikan sempurna

Minggu, 30 Juni 2013

Memilih Gamis Untuk Acara Pesta

Sebagian dari anda mungkin tak berani memakai gamis saat ke pesta. Kenapa? padahal gamis sangat layak untuk dipakai ke acara pesta, apabila anda memperhatikan beberapa hal. Inilah tipsnya:
  • Pemilihan bahan. Kenakan bahan yang nyaman, misalnya siang hari beresiko lebih berkeringat, maka pilihlah bahan gamis yang menyerap keringat seperti katun, sifon, sutra.
  • Hati-hati dalam pemilihan warna di siang hari. Hendaknya memilih warna lembut dan tidak terlalu kontras. Seperti biru muda, krem, merah bit, dsb. Ini akan lebih terlihat enak dipandang. Akan lebih percaya diri.
  • Kemudian masalah detail. Misalnya memilih gamis muslim dan berjilbab panjang, maka agar berilah sedikit detail pada gamis bagian bawah. Baik itu berupa border, payet, renda, aplikasi, sulam, dsb. detail tidak perlu banyak-banyak, hal tersebut bertujuan untuk mempermanis gamis.
  • Untuk model gamis, kini gamis sudah memiliki banyak model. Bisa di variasi dengan rompi sifon, tali pinggang, atau dimodifikasi dengan bahan warna lain yang mempermanis gamis. Model tangan pun bisa divariasi, baik itu tangan lurus, tangan lonceng, lebar, balon, manset, dsb. sehingga gamisdikenakan tampak lebih chic.
  • Agar lebih terlihat formal, tidak ada salahnya mengenakan selendang. Namun ingat bahan selendang harus disesuaikan dengan bahan gamis muslim dan jilbab, dan jangan lupa memperhatikan warna yang serlaras dan seimbang.
  • Boleh saja memilih gamis yang simple, hanya berupa terusan seperti gamis-gamis yang ada. Namun untuk model ini, perhatikan jenis dan motif bahan. Kenakanlah bahan baju gamis sutra 'three in one' ( yang terdiri dari gamis, jilbab dan selendang satu paket). Meski hanya model gamis biasa, namun bahan sutra tetap memberikan kesan mewah.
  • Boleh juga menambahkan aksesoris, entah itu cincin, tas, bros, tas juga sepatu yang serasi. Namun jangan dikenakan terlalu berlebihan, jika gamis sudah cukup ramai, cincin saja sudah cukup menjadi aksesoris yang manis.
Selain dari tips di atas, anda juga perlu mengingat hal-hal berikut ini sebelum menentukan busana apa yang akan anda kenakan untuk pergi ke pesta:
  • Berpakaianlah dengan sederhana dan sopan. Jangan mengenakan pakaian yang terlalu seksi, terbuka dan provokatif karena yang akan dihadiri adalah pesta pernikahan dan bukan kencan dengan pasangan. Jika ingin mengenakan busana tanpa lengan atau strapless, sebaiknya membawa jaket, scarf panjang atau bolero untuk menutupi bagian yang terbuka saat menghadiri pernikahan di Masjid atau Gereja Ortodoks. Dan bisa melepas tambahan busana ini saat pesta resepsi.
  • Sebaiknya tidak mengenakan busana bewarna putih baik pada acara pernikahan ataupun resepsi yang berlangsung di pagi dan sore hari.
  • Tunjukan penampilan terbaik namun jangan terlalu berlebihan. Tentunya tidak ingin mencuri perhatian yang seharusnya milik sang pengantin bukan?
  • Jangan menggunakan busana yang terbuat dari bahan denim atau jeans, karena terlalu terkesan kasual.
  • Pernikahan merupakan moment penting dan bahagia bagi pasangan pengantin. Kenangan ini akan disimpan seumur hidup bagi mereka. Jika tugas sebagai tamu undangan untuk membantu membuat moment pernikahan mereka indah dan sempurna, maka tunjukanlah penampilan terbaik yang sempurna.
salam ^^

memakai gamis itu cantik

Minggu, 23 Juni 2013

Ragam Pilihan Busana Muslimah Pesta

Sebaiknya Anda tak perlu bingung memilih busana muslim untuk pesta. Pesta di sini jangan diartikan sebagai pesta hura-hura, melainkan pesta seperti acara pernikahan, tasyakuran, dan lain sebagainya.
Tampil sempurna di dalam penampilan sangat penting setiap waktu, terutama saat menghadiri pesta pernikahan dan pesta lainnya. Pernikahan merupakan suatu persitiwa besar, jadi wajar saja jika pasangan pengantin ingin big day-nya ini terlihat sempurna. Sebagai tamu di hari istimewa itu, tentunya juga harus membalas undangan mereka dengan menunjukan penampilan sempurna.
Memilih busana untuk menghadiri acara pernikahan tidaklah sesulit yang dibayangkan. Hanya perlu memperhatikan beberapa hal.
  • Pertimbangan saat memilih busana yang tepat untuk resepsi pernikahan adalah tempat, waktu dan tema acara.
  • Harus tahu dimana lokasi pernikahan akan berlangsung dan apa tema yang diiusung pasangan pengantin.
  • Apakah berupa pesta sederhana yang dihadiri sahabat dan kerabat dekat di rumah, pesta formal yang diadakan di Masjid, Gereja, gedung, hotel, atau pesta kebun dan pantai.
  • Lalu cari tau juga kapan resepsi pernikahan akan diadakan, apakah pagi, siang atau malam hari?
Semua informasi ini penting agar bisa menentukan busana yang tepat sesuai dengan konsep acara sehingga tidak salah kostum.
Lalu apa yang sebaiknya dikenakan?
Untuk pernikahan yang berlangsung pada pagi atau siang hari biasanya terkesan. Atau setidaknya pernikahan ini tidak seformal pernikahan yang biasanya berlangsung saat malam hari. Tergantung pada formalitas acara, bisa dipilih busana yang tampak stylish, busana motif bunga, rok, atau setelan busana bernuansa lembut. Namun perlu menghindari mengenakan busana bewarna hitam pada resepsi pernikahan siang hari.
Pernikahan pada sore dan malam hari. Acara pernikahan yang berlangsung pada sore hari biasanya terkesan lebih formil. Karena itu, dituntut untuk berpenampilan lebih modis dan sophisticated. Bisa mengenakan long dresses, busana black-tie, setelan jas atau cocktail dress dengan beragam warna, bahkan warna gelap seperti hitam sekalipun. Namun hindari busana yang terl

alu mencolok dengan manik-manik yang berlebihan. Lengkapi pula penampilan dengan perhiasan. Lebih dari itu, sebaiknya mengenakan busana yang lebih nyaman, karena biasanya pada pesta pernikahan tertentu, akan diselingi dengan acara dansa.
Sebenarnya, pakaian sederhana yang dimiliki bisa terkesan mewah dengan cara memberikan pelengkap dari bahan yang terkesan mewah. Contoh, gabungkan batik berbahan katun dengan selendang organdi yang serasi ataupun membalut gamis sederhana dengan obi dari sutra atau berbordir butik busana muslimah.
Sebaiknya tidak perlu bingung memilih busana muslim untuk pesta. Pakaian sederhana, seperti gamis yang dimiliki, bisa terkesan mewah dengan cara memberikan pelengkap dari bahan yang terkesan mewah. Contohnya, gabungkan batik berbahan katun dengan selendang organdi yang serasi, atau membalut gamis sederhana dengan obi dari sutra. Tetapi tidak salah juga kalau untuk pesta, bila anda memilih model yang lebih ramai atau mewah.

salam ^^

memakai gamis itu cantik

Minggu, 16 Juni 2013

Memilih Warna Busana Kerja

Memilih warna busana kerja anda tidak perlu bingung jika perusahaan atau kantor tempat anda bekerja belum menentukan motif dan warna. Ada banyak pilihan motif dan warna yang cocok untuk busana muslim anda selagi kerja. Berikut ini adalah pilihan yang pas untuk anda:

Warna lembut, warna musim autumn (cokelat, hijau lumut, merah bata, nuansa agak kecokelatan), semua bisa di mix and match. Hijau dapat masuk dengan merah bata, cokelat bisa dipadu padankan dengan hijau lumut, dan sebagainya. Dengan konsep tersebut dapat menjadi satu nuansa warna yang berbeda.

Warna-warna seperti hitam, navy blue, dark brown, olive green, dark brick dan grey akan membuat kesan anda lebih tegas, formal serta berwibawa.

Bagi anda yang ingin terkesan lebih santai sebaiknya anda gunakan baju kerja berwarna khaki, cream, aqua dan pastel colour.

Untuk motif batik, pilihlah jenis motif dan paduan warna bermotif fauna dan flora dalam paduan warna cerah ataupun terang. Motif flora juga bisa Anda pilih untuk menciptakan baju kerja resmi yang terkesan elegan. Jika Anda memakai busana kerja bermotif flora, kenakan aksesori yang cukup simpel, dan pilihlah sepatu serta tas berwarna netral/lembut. Atau, kombinasikan rok atau blus bermotif bunga yang cerah dengan busana kerja lain dalam nuansa putih, krem, atau biru denim.

Kini, hitam bukan lagi warna klasik yang kesannya resmi dan monoton. Hitam menjadi warna yang mewah, cantik, dan seksi, dengan detail-detail yang atraktif. Busana kerja wanita modern bisa pula berwarna hitam dapat dipakai di mana dan kapan saja, termasuk di tempat kerja. Busana hitam akan tampil cantik dengan potongan simpel dan bersih serta penerapan monokromatik, mulai dari aksesori, sepatu hingga tas. Jika ingin tampil lebih flamboyan, padankan busana hitam dengan aksesori keemasan atau warna yang cantik.

Motif garis dapat diterapkan pada busana kerja wanita modern. Keunikan dari motif garis masa kini adalah alurnya lebih bervariatif - vertikal atau horisontal -dengan nuansa warna yang kaya serta permainan tebal dan tipis motif yang dinamis. Kombinasikan gaun bermotif garis dengan sepatu dan tas polos dalam warna netral. 'Bermainlah' dengan paduan blus, dan celana panjang. Atau kombinasikan busana kerja bermotif garis horisontal dengan motif garis vertikal untuk penampilan yang lebih unik.